Tubuh Tetap Fit Selama Menjalankan Puasa


Berpuasa di bulan Ramadhan bagi umat Islam bisa memberikan dampak yang luar biasa. Bukan hanya meningkatkan ketakwaan terhadap Allah SWT, tetapi berpuasa bisa memberikan dampak kesehatan tubuh. Waktu berpuasa yang lumayan panjang sekitar 14 jam untuk daerah tropis seperti Indonesia mampu menyita energi. Tentunya, kandungan air yang terdapat di dalam tubuh pun menjadi berkurang. Kondisi inilah yang bisa menyebabkan hidrasi (kekurangan kandungan air) dalam tubuh. 

Sering merasa lelah, lesu dan mudah tersinggung? Ini bukan hanya gara-gara kurang tidur tetapi juga tanda tubuh terkena dehidrasi. Kesibukan terkadang membuat orang tidak sadar kalau dirinya merasa haus. Karena itu lakukan cara praktis menjaga asupan cairan ke dalam tubuh.

Minum air yang sepele kadang dilupakan. Termasuk saat berbuka puasa. Karena lebih fokus pada minuman manis dan makanan. Tingkat hidrasi yang tepat dapat mempertahankan temperatur tubuh, melumasi sendi untuk memudahkan pergerakannya, serta mempertahankan metabolisme yang sehat. Lakukan hal praktis ini untuk menjaga asupan cairan tubuh.

Agar tubuh kita tetap fit dan sehat dalam menjalankan ibadah puasa, maka perlu melakukan cara terbaik dalam mengatasi hidrasi secara sehat di bulan Ramadhan. Mengapa kita perlu melakukan tindakan terbaik dalam mengatasi hidrasi saat berpuasa? Karena selama ibadah puasa, tubuh kita harus tetap mendapatkan asupan gizi berupa air minum yang cukup. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk memperhatikan segala aktivitas yang kita lakukan seperti olahraga agar tidak mengganggu ibadah puasa, bahkan sampai membatalkannya.

Konsep terbaik agar kita tidak mengalami hidrasi saat berpuasa adalah mengetahui jumlah dan cara minum yang benar. Apalagi, saat berpuasa kita berusaha agar tidak mengalami rasa haus yang berlebihan yang ditunjukan dengan gejala bibir kering. Salah satu cara terbaik untuk mencegah atau mengatasi hidrasi secara sehat adalah dengan menerapkan konsumsi air minum Aqua 2+4+2 (2 gelas saat berbuka) + (4 gelas saat malam) + (2 gelas saat sahur). Kita memahami bahwa air minum Aqua mengandung mineral yang sangat dibutuhkan tubuh selama berpuasa.  

Konsumsi air minum Aqua 2+4+2 berarti kita mengkonsumsi air minum Aqua dengan rincian sebagai berikut:
1. Saat berbuka: Awali berbuka dengan 1 gelas air putih. Setelah menyantap hidangan berbuka, kembali minum air putih 1 gelas.
2. Saat malam: Minumlah 4 gelas saat malam hingga menjelang tidur. Pembagiannya bisa dilakukan dengan minum 1 gelas air putih sebelum makan malam, 2 gelas sehabis makan, dan 1 gelas lagi menjelang tidur.
3. Saat sahur: Jangan lupa untuk menyertakan kembali 2 gelas air putih di kala sahur.

Konsumsi air minum Aqua 2+4+2 memberikan penjelasan karena masyarakat masih mengonsumsi air minum dalam jumlah yang kurang dibandingkan dengan kebutuhannya di saat berpuasa. Hal itulah yang menyebakan kondisi badan menjadi sakit saat berpuasa karena mengalami hidrasi. Padahal, berpuasa bertujuan untuk menyehatkan badan.

Jumlah air minum yang dibutuhkan tubuh setiap hari sebanyak 8 gelas (setara 2 liter). Meskipun kita tidak menerima asupan air minum selama berpuasa, bukan berarti kita bisa mengkonsumsi 8 gelas air minum sekaligus pada saat berbuka puasa. Ingat, bahwa tubuh kita terutama lambung tidak bisa mencerna air sebanyak 8 gelas sekaligus. Lambung pun mempunyai takaran dan membutuhkan proses dan waktu untuk mencerna air minum yang selanjutnya diserap oleh tubuh, seperti: menimbulkan energi dan zat bantu dalam mencerna makanan. 

Post a Comment

0 Comments