Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD)

Bantuan Hidup Dasar (BHD) 



Dalam Rangka menambah keterampilan dan penguasaan pemahaman tentang keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh Karyawan Rumah Sakit Umum Jeumpa Hospital, melalui diklat melakukan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada Sabtu 08 Desember 2018 di Aula RS Jeumpa Hospital.
BHD sendiri adalah Resusitasi, yang artinya usaha yang dilakukan untuk menjaga jalan nafas tetap terbuka, menunjang pernafasan dan sirkulasi tanpa menggunakan alat-alat bantu. Usaha ini harus dimulai dengan mengenali secara tepat keadaan tanda henti jantung atau henti nafas dan segera memberikan bantuan sirkulasi dan ventilasi. Selain itu Resusitasi juga dikatakan sebagai sebuah upaya menyediakan oksigen ke otak, jantung dan organ-organ vital lainnya melalui sebuah tindakan yang meliputi pemijatan jantung dan ventilasi yang memenuhi syarat.
Dalam RJP ( Resusitasi Jantung Paru) terdiri dari 2 tahap yaitu survey primer yang dapat dilakukan oleh setiap orang dan survey sekunder yang hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis dan paramedic yang terlatih dan merupakan lanjutan dari survey primer. RJP ini dilakukan terhadap korban henti nafas seperti sumbatan jalan nafas, depresi pernafasan. Selain itu RJP juga diberikan kepada korban henti jantung seperti penyakit jantung dan trauma.
RJP dilaksanakan melalui cara CPR (Cardiopulmonary resuscition) konvensional. dalam melakukan CPR, ada 3 pedoman yang harus kita ingat yaitu A B C :
  1. Airway
  2. Breathing
  3. Circulation
Airway yaitu jalan nafas, setiap korban yang tak sadarkan diri jalan nafasnya akan terganggu sehingga aliran udara ke paru-paru akan terhambat. Tindakan yang harus kita lakukan pada saat itu adalah dengan membuka jalan nafas dengan teknik Head Tilt Chin Lift dan membersihkan benda asing yang menyumbat saluran pernafasan.
Breathing yaitu pernafasan, di sini kita harus memeriksa pernafasan korban dengan cara Look, Listen, dan Feel. Maksudnya adalah look yang artinya melihat adanya pergerakan dada korban, Listen yang artinya mendengarkan suara nafas korban dengan cara mendekatkan telinga kita ke hidung dan mulut, dan feel yang artinya merasakan hembusan udara yang keluar dari sistem pernafasan.
Circulation yaitu pengecekan nadi carotis, menghentikan sumber pendarahan dan kemudian di lakukan kompresi dada sebanyak 30 kali.





Post a Comment

0 Comments